-->Setelah kita mengenal rumus-rumus dalam stokiometri maka kini kita terapkan dalam beberapa tumpuan soal memberikankut. dengan contoh-contoh soal di bawah ini dibutuhkan menjadi ludang kecepeh paham dengan stokiometri.....
1. Besi (III) Oksida mengandung 28 g Fe berapa massanya?
Dalam penulisan konfigurasi elektron dan diagram orbital perlu berlandaskan pada tiga prinsip utama yaitu prinsip aufbau, hukum Hund dan hukum penuh setengah penuh. A. Azas Aufbau Azas Aufbau menyatakan bahwa :“Pengisian elektron dimulai dari subkulit yang berenergi paling rendah dilanjutkan pada subkulit yang ludang kecepeh tinggi energinya”. Dalam setiap sub kulit memiliki batasan elektron yang sanggup diisikan yakni : Subkulit s terbaik diberisi 2 elektron Subkulit p terbaik diberisi 6 elektron Subkulit d terbaik diberisi 10 elektron Subkulit f terbaik diberisi 14 elektron Berdasarkan ketentuan tersebut maka urutan pengisian (kofigurasi) elektron mengikuti tanda panah pada gambar diberikut! Berdasarkan diagram di atas sanggup disusun urutan konfigurasi elektron sebagai diberikut : 1s 2 2s 2 2p 6 3s 2 3p 6 4s 2 3d 10 4p 6 5s 2 …. dan seterusnya Keterangan : Jumlah elektron yang ditulis dalam konfigurasi elektron merupakan jumlah elektron...
DEFINISINYA ! Oksidasi : pelepasan elektron ( dalam reaksi elektron berada di ruas kanan ) menangkap oksigen melepas Hidrogen Bilangan Oksidasi (Biloks)nya bertambah Reduksi : penangkapan elektron (dalam reaksi elektron berada di ruas kiri ) melepas oksigen menangkap Hidrogen Bilangan Oksidasi (Biloks)nya berkurang Reaksi redoks adalah reaksi yang mengalami dua kejadian yaitu reduksi dan oksidasi (ada perubahan Biloks satu atau ludang kecepeh unsur yang bereaksi). Reaksi autoredoks adalah reaksi redoks yang hanya satu jenis unsur yang mengalami reduksi dan oksidasi. Untuk memilih reaksi redoks (reduksi-oksidasi) tidak selalu menghitung evaluasi biloksnya lantaran kadang2 sanggup ditentukan dengan cepat , sebagai teladan : penentuan reaksi redoks di atas menurut penerimaan/pelepasan oksigen. Fe 2 O 3 menjadi Fe merupakan reaksi reduksi lantaran melepas oksigen. Sedangkan CO menjadi CO 2 merupakan reaksi oksidasi lantaran jumlah ...
1. Seorang anak berjalan lurus satu meter ke barat, lalu belok ke selatan sejauh 3 meter, dan belok lagi ke timur sejauh 5 meter, perpindahan yang dilakukan anak tersebut dari posisi awal ..... A. 18 meter arah barat daya B. 14 meter arah selatan C. 10 meter arah tenggara D. 6 meter arah timur E. 5 meter arah tenggara Jawab : Coba kalian perhatikan denah perjalanan yang ditempuh memberikankut ini : Besarnya perpindahan sanggup dihitung dengan mengukur panjang garis yang menghubungkan posisi awal dengan selesai gerak yang dilakukan ( garis merah pada gambar ). Jika kita buat garis bantu ( garis hijau pada gambar ) maka akan terlihat bentuk segitiga siku-siku dengan garis perpindahan sebagai sisi miringnya. Sehingga besarnya perpindahan sanggup dihitung dengan rumus Phytagoras : Kaprikornus besarnya perpindahan yaitu 5 m ke arah tenggara ( E ). 2. Gambar di samping ini yaitu pengukuran lebar balok dengan jangka s...
Komentar
Posting Komentar